(Kotak mesej pertama)

Thursday, 28 August 2014

Hayat . . .

Hidup manusia tidak seindah luaran .
Hidup manusia tidak seindah tangapan .
Hidup penuh sukar juga suka .
Hidup penuh cabaran duka .

Tiada makna hidup bilamana duka berterusan .
Tiada apa yang hendak dibangga dikala tiada berpesan .
Tiada penyelesaian bilamana semua perlu menutup mata .
Tiada apa yang hidup bila kaum senang menjadi mainan bersama .

Tangapan silap sama sekali bila mata tidak terbukti .
Tidak perlu membuka mulut bilamana tidak perlu .
Tuah yang berlalu dengan tangan tangan dibawah mudah dicari .
Tidak pernah sedar sama sekali layaknya manusia itu mudah jua berlalu .

Adilnya hidup terkadang sukar dicari .
Andai manusia tahu erti lelahnya mencari .
Akurnya diri terkadang dengan sabar .
Ambil jiwa yang gelap dilepas bebas sukar .

Hidupnya tanggugjawab semakin berlalu .
Hambakan diri pada yang satu juga selalu .
Hati tidak sejernih air di laut gunanya tiada .
Hari yang penuh adil berlalu hilang kemana .

Ayah dan ibu tanggungjawabnya hilang .
Andai silapnya satu dari anakmu maka hukumnya .
Akurnya anak yang lain bilamana silap dilepas bebas .
Adilnya perlu menanggung silap itu dan yang lain diambil jiwanya .

Semakin dirasa semakin gelap jiwanya .
Satunya agama tidak dipegang didikan anak .
Sakit hatinya tidak terkira bila barannya melepas jua .
Salahkah bila adilnya tiada terselah kasihnya hendak .

Tak perlu membuka mata tiada indah .
Tiada rasa nafas dihembus sudah .
Hayat terputus ketahuinya tiada .
Hidupnya diri sementara  saja .

Tanpa sedar hayatnya diri pinjaman .
Tidak merasa diri penuh dosa .
Tiba masanya mungkin terlambat terus terpejam .
Teruskan hidup jadikan diriNYA yang pertama .

Tak berdaya bilamana hayat terputus .
Sungguh, sayang apa yang DIA sayang .
Sanggup itu tidak bila ia menjemput talianya dunia semuanya putus .
Selepas berlalu disana menanti diutus disini mengutus kesayangan .

#dowhatALLAHlove
Miss azio .
29 0gos 2014
12.06pm

No comments:

Post a Comment